
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pidato menggebu-gebu pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-72. Di kesempatan itu, Trump mengutuk Korea Utara atas uji coba senjata nuklir yang terus dikerahkan dan mengancam akan menghancurkan negara tersebut. agen poker terpecaya
"Momok terbesar yang ada di muka bumi kita saat ini adalah sekelompok rezim jahat. Tidak ada penghinaan lebih besar bagi negara lain atau bagi kesejahteraan rakyat mereka sendiri selain dari rezim yang kejam yakni Korea Utara," kata Trump, seperti dilansir dari laman NK News, Rabu (20/9). agen bandar poker
"Amerika Serikat memang memiliki kekuatan dan kesabaran, namun jika dipaksa oleh negara tersebut dan sekutunya, kami tidak punya pilihan lain selain menghancurkan Korut. AS sudah siap dan mampu, tetapi mudah-mudahan saja hal itu tidak sampai terjadi," tambahnya. agen bandar Q
Selain mengutuk upaya Korut dalam meluncurkan senjata nuklir, Trump juga mengecam rezim Korut karena kerap memenjarakan, menyiksa, menindas, hingga membunuh siapa pun tanpa terhitung jumlahnya. Sebagai contoh, Trump menyertakan beberapa kasus.
"Kematian mahasiswa AS Otto Warmbier awal tahun ini, penculikan bersejarah terhadap sejumlah warga Jepang, hingga pembunuhan Kim Jong-nam di Malaysia menjadi bukti perilaku provokatif negara itu," ujar Trump. agen poker
Dalam pidatonya tersebut, Trump juga menyebut pemimpin Korut Kim Jong-un dengan sebutan "Manusia Roket". Trump menilai bahwa yang dilakukan Jong-un saat ini dengan memancing kemarahan dunia adalah untuk menggali kuburannya sendiri. domino QQ
"Si Manusia Roket itu sedang ada dalam misi bunuh diri untuk dirinya sendiri dan rezimnya. Satu-satunya jalan keluar untuk masa depan yang lebih baik adalah denuklirisasi," tegas Trump.
Di balik pidato Trump, ada hal menarik lain yang menjadi perbincangan dalam sidang tersebut. Duta Besar Korea Utara untuk PBB melakukan aksi "walkout" saat Trump hendak menyampaikan pidatonya.
Ja Song-nam secara tiba-tiba beranjak dari kursinya ketika Trump melangkah menuju podium padahal sebelumnya dia terlihat serius selama mengikuti sidang bahkan duduk di barisan paling depan.








Post a Comment