Jangan sampai perbedaan dimanfaatkan untuk memecah belah bangsa

 

Kebhinekaan di Indonesia bukanlah sesuatu yang baru. Masyarakat harus menghargai dan mewaspadai upaya adu domba dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). agen poker terpecaya

"Untuk menjaga kebhinekaan dan kearifan lokal tentu dengan kewaspadaan. Kewaspadaan agar berbagai macam perbedaan yang dimiliki bangsa ini tidak dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk memecah belah bangsa," ujar Wakil Ketua Majelis Tarjih PP Muhammadiyah, Hamim Ilyas di Jakarta, Senin (18/9). agen bandar poker

Dosen pasca sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, ini melihat ada usaha-usaha kelompok tertentu untuk memecah belah persatuan.

"Cuma sekarang cara yang dilakukan untuk mengadu domba sudah lebih banyak, di antaranya melalui media, baik yang dilakukan media mainstream dan juga media sosial," tuturnya. agen bandar Q

Menurutnya, akan menjadi sebuah bahaya besar bagi persatuan bangsa ini jika media mainstream itu tidak dipercaya lagi oleh masyarakat. Tetapi masyarakat percaya pada berita hoax.  agen poker

"Tentu bahaya banget itu nanti kalau sampai terjadi. Masyarakat akan mudah diadu domba dan termakan isu," katanya.

Dia meminta agar publik memiliki kecerdasan untuk menyaring atau menerima informasi. Namun yang terjadi sekarang berkembangnya teknologi justru berdampak negatif jika tak cerdas memanfaatkannya.

"Dengan berkembangnya internet sekarang ini kecenderungan orang itu untuk berpikir dangkal, tidak mau berpikir yang mendalam," imbuhnya. domino QQ

"Untuk itu mau tidak mau penegakan hukumnya harus lebih ditegakkan. Contohnya sekarang ini di medsos namanya saracen. Setelah saracen itu ditemukan, maka hoax di medsos itu turun sampai 50 persen," tuturnya.

Dia juga berpesan agar budaya dan kearifan lokal sangat penting untuk dijaga dan dirawat di era sekarang ini. Apalagi intervensi dari budaya-budaya barat dan negara lainnya sudah cukup mengkhawatirkan masuk ke Indonesia.

"Kearifan lokal ini juga sebagai upaya kita untuk merawat NKRI. Dan kita harus bangga dengan banyaknya budaya yang ada di negeri kita," tandasnya.


http://suka88.com/app/Default0.aspx?lang=id
Share this article :

Post a Comment