
Seorang istri berinisial LD (38), lebam lantaran dianiaya suaminya NS (62). Tak terima dianiaya, sang istri kemudian melaporkan perbuatan sang suami ke polisi. agen poker terpecaya
Korban mengaku dianiaya di toko tempatnya bekerja di Pasar 16 Ilir Palembang, Rabu (13/9) sore. Tindakan penganiayaan itu terjadi lantaran LD menolak ajakan NS kembali ke rumah setelah pisah ranjang sejak empat bulan lalu. agen bandar poker
Korban yang tinggal di Perum Amin Mulia, Jalan Bringin I, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, itu mengaku menolak balik dengan alasan ingin hidup sendiri. Penolakan itu justru membuatnya dipukuli di depan teman kerja dan orang lain. agen bandar Q
"Saya tidak mau lagi satu rumah, sudah capek. Muka saya malah ditonjok sampai memar begini," kata LD saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Kamis (14/9). agen poker
LD mengaku suaminya melontarkan makian dan kata-kata kotor usai melakukan penganiayaan. Dia berharap polisi segera menangkap pelaku agar dapat di penjara.
"Saya sudah dibikin malu. Makanya saya tidak mau serumah lagi karena dia itu orangnya kasar, saya sudah sering dipukuli," ujarnya. domino QQ
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, laporan korban telah diterima dan diarahkan ke ranah dugaan kekerasan dalam rumah tangga.
"Sedang diproses unit PPA, terlapor akan dipanggil untuk pemeriksaan," pungkasnya.








Post a Comment