
Polisi Afrika Selatan menembak pria bernama Aphiwa Mapekula, 23 tahun, di bagian lengan, kaki, dan perutnya ketika dia sedang memakan daging perempuan yang telah dibunuhnya. agen poker terpecaya
Polisi mengatakan mereka tiba di sebuah rumah di Mount Frere pekan lalu ketika melihat Mapekula sedang memakan daging Thembisa Masumpa, 35 tahun, perempuan yang diduga telah dipenggalnya lantaran sebuah pertengkaran keluarga, seperti dilansir laman the Independent, Senin (18/9). agen bandar poker
Petugas mengatakan kepada koran lokal, Mapekula tidak mengindahkan seruan polisi yang sudah melepaskan tembakan peringatan. agen bandar Q
Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit dan di sana dia diduga menyerang seorang perawat perempuan. Dia dilaporkan tewas pada 12 September lalu, tiga hari setelah kejadian. agen poker
"Saya tidak pernah membesarkan anak semacam ini. Saya tidak pernah membayangkan ini," kata ibu Mapekula kepada Daily Dispatch. domino QQ
Tetangga mengatakan Masumpa sedang bekerja sebagai pencuci pakaian di halaman belakang rumah Mapekula ketika dia diserang pelaku.
"Dia membunuhnya dengan pisau. Ketika sang ibu mengetahui apa yang terjadi, dia segera melapor ke polisi," kata Juru bicara polisi Edith Mjoko.
"Ketika aparat tiba, tersangka sedang memakan daging mayat korban. Polisi menyuruh dia berhenti dan menyerah tapi dia melawan dan menyerang polisi dengan pisau."
Tetangga menyebut Mapekula seorang penyendiri dan berhenti kuliah karena kecanduan narkoba.








Post a Comment