
Polisi masih memburu terduga pelaku pembunuhan terhadap pasutri di Desa Alim RT 03 RW 02, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Ali Subhan (46) dan Sarifah Aini (26).
Dua anak korban yang melihat orang tuanya dibunuh tidak dapat memberikan keterangan. Sebab anak korban yang pertama berusia 5 tahun mengalami tuna wicara, sedangkan anak kedua masih berusia 2 tahun dan belum bisa berbicara. agen poker terpecaya
"Pelakunya masih dalam penyelidikan, namun sudah ada yang dicurigai," ujar Kapolres Indragiri Hulu AKBP Arif Bastari, Minggu (15/10).
Kedua korban mengalami luka robek di kepala, diduga akibat tebasan senjata tajam dari pelaku yang belum diketahui identitasnya. agen bandar poker
"Sejumlah anggota Satuan Reskrim Polres Inhu masih bekerja melakukan penyelidikan. Termasuk Kasat Reskrim ikut serta di lapangan," jelasnya. agen bandar Q
Arif menjelaskan, peristiwa itu diketahui ketika seorang warga bernama Sevi (56) mendapat informasi bahwa di rumah korban ramai orang. Mereka melihat Sarifah meninggal dunia diduga dibunuh.
"Selanjutnya saksi (Sevi) menuju rumah korban dan melihat korban Syarifah dalam kondisi tidak bernyawa. Lalu Sevi bersama perangkat desa melapor ke Polsek Batangcenaku," ucap Arif. agen poker
Namun suami korban yakni Ali Subhan tidak diketahui keberadaannya. Warga curiga dan mencari keberadaan suami Syarifah. Tak jauh dari rumah korban, jenazah Subhan ditemukan di perkebunan.
"Kedua pasutri itu ditemukan meninggal di tempat berbeda. Sang istri di rumahnya, dengan leher luka bacok, sedangkan suaminya ditemukan di jalan perkebunan," ucap Arif. domino QQ








Post a Comment