Polisi menyamar driver GO-JEK tembak mati begal

 

Umar alias Husni, pelaku spesialis begal motor di 18 TKP, tewas ditembak tim crime hunter Polsek Genteng, jajaran Polrestabes Surabaya. Polisi menembak warga Wonosari Tegal, Semampir, Kota Surabaya, tersebut lantaran melawan. agen poker terpecaya

Pelaku berusia 34 tahun diketahui sudah menjadi DPO sudah cukup, lama hampir empat bulan. Lantaran dia sering melakukan begal motor di sejumlah wilayah di Kota Surabaya. agen bandar poker

Dari situ, beberapa polisi dari tim crime hunter Polsek Genteng menyamar sebagai driver GO-JEK di Jalan Pemuda dan Jalan Basuki Rahmat. Dua lokasi itu dipilih, karena sering terjadi pembegalan.

Hasilnya sepeda motor yang sengaja ditinggal di Jalan Basuki Rahmat depan gedung Mandiri langsung dihampiri Umar, dan rumah kunci kontak motor dirusak dengan kunci leter T. Anggota yang sudah lama menunggu, langsung mengejarnya. agen bandar Q

"Baru jarak sekitar 100 meter, mesin motor itu mati. Anggota langsung menendangnya," terang Kanit Reskrim Polsek Genteng AKP Agung Pribadi di Surabaya, Selasa (19/9).

Begitu ditendang, pelaku dan sepeda motornya jatuh. Tetapi, saat didekati Umar mengeluarkan pisau dari balik baju. agen poker

Saat itu Bripka Rudi dan Bripka Anton mendekati Umar langsung disabet dengan pisau. Beruntung kedua polisi berhasil menghindari. domino QQ

"Begitu melihat dua anak buah saya terancam, anggota lainnya memberikan tembakan dan mengenai kakinya. Tapi, pelaku masih saja tetap membabi buta berusaha menyerang lagi. Akhirnya saya memberikan tembakan dan mengenai pada dadanya, saat itu tewas di lokasi," pungkas dia.


 http://suka88.com/app/Default0.aspx?lang=id
Share this article :

Post a Comment