
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengkritik keputusan Kementerian Perhubungan membeli tiga helikopter. Sebab, kendaraan itu tak cocok digunakan untuk menjaga laut. agen poker terpecaya
"Lebih baik pesan kapal," kata Anggota Komisi V DPR RI Yoseph Umar Hadi dalam siaran pers, Sabtu (14/11). agen bandar poker
Jika ingin memakai helikopter, kata Yoseph, Kemenhub bisa meminjam dari Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Laut. agen bandar Q
"Koordinasi ada pencurian laut, ikan di laut, bajak laut, angkatan laut juga bisa minta tolong," katanya. "Kalau masing-masing membeli, disana beli disini beli nggak efektif," paparnya.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan telah melelang pengadaan satu helikopter untuk Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai senilai Rp 267.728.876.500. Selain itu, dua helikopter bersayap putar dengan Flight Inspection System (Console Aviionics) untuk Direktorat Kalibrasi Kelayakan Udara senilai Rp 500 miliar. agen poker
Direktur Center for Budget Analysis Uchok Sky Khadafi mengaku banyak menemukan pelanggaran dalam proses lelang pengadaan tiga helikopter bernilai total Rp 767,7 miliar. domino QQ
"Pihak yang diundang Kementerian Perhubungan untuk lelang pengadaan Helikopter bukan dari kalangan pabrik pesawat Helikopter."








Post a Comment