
Selama kampanye pembersihan etnis Rohingya di Negara Bagian Rakhine, pemerintah Myanmar dilaporkan membeli senjata canggih ke Israel. Total nilai kesepakatan senjata antara keduanya, menurut sumber di industri senjata Israel, diperkirakan mencapai puluhan juta dolar. agen poker terpecaya
Salah satu senjata yang dijual Israel adalah senjata jarak jauh yang dibuat oleh Elbit Systems yang memungkinkan penembakan senapan mesin berat atau meriam. Kapal patroli terbaru merupakan bagian dari transaksi terbesar yang ditandatangani oleh Myanmar dan Israel. agen bandar poker
Meski demikian, Israel sangat berhati-hati dalam mengonfirmasi secara resmi bahwa mereka memberi izin kepada perusahaan untuk menjual senjata ke Myanmar. Sebab ada pembatasan penjualan senjata ke negara tersebut, yang tetap Israel lakukan. agen bandar Q
Dilansir dari laman Haaretz, Selasa (24/10), kunjungan panglima militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing dua tahun lalu untuk bertemu dengan seluruh jajaran militer Israel mengindikasi adanya kerja sama antara kedua negara untuk jual-beli senjata itu. agen poker
Selama kunjungannya itu, Hlaing mengumumkan dia telah membeli kapal patroli Super Dvora. Dia juga mengunjungi Pangkalan Angkatan Udara Palmahim dan Divisi Gaza. Setahun kemudian sebuah kunjungan timbal balik ke Myanmar dibuat oleh Brigadir Jenderal Michel Ben-Baruch, kepala Direktorat Pertahanan Internasional. domino QQ
Dalam beberapa tahun terakhir, kedua negara juga telah menandatangani nota kesepahaman yang menjelaskan kerja sama bilateral dan informasi intelijen. Menurut laporan resmi di Myanmar, kesepakatan tersebut mencakup pelatihan militer untuk meningkatkan kerja sama keamanan antara kedua negara.
Namun, tidak diketahui anggota militer Myanmar yang dilatih di Israel, atau anggota Israel yang terlibat dalam pelatihan dengan pasukan militer Myanmar tersebut.








Post a Comment