
Direktur Pemasaran Pertamina M Iskandar memastikan nelayan yang sudah beralih menggunakan Bahan Bakar Gas (BBG) tidak akan kesulitan mendapatkan gas LPG 3 Kilogram (Kg). Alasannya, Pertamina akan menyiapkan pangkalan khusus LPG 3 kg di setiap daerah sentra nelayan. agen poker terpecaya
Hal ini perlu dilakukan supaya terhindar dari oknum yang tidak bertanggung jawab seperti penimbunan gas dan mengakibatkan kelangkaan.
"Begitu sudah dikonversi kan langsung kita siapkan pangkalan-pangkalannya sesuai dengan kebutuhan," ujar Iskandar di depan nelayan-nelayan Makassar, Jumat (29/9). agen bandar poker
Iskandar menjelaskan, pembangunan pangkalan ini merupakan anggaran khusus per kabupaten dan kota. Dia pun menjamin, beralihnya bahan bakar nelayan menjadi BBG tidak akan mempengaruhi tingkat konsumsi gas rumah tangga. agen bandar Q
"Total rumah tangga yang dilayani kan 55 juta. Jadi tidak signifikan. Paling 100.000 katakanlah dalam 3 tahun. 100.000 nelayan vs 53-55 juta masih kecil, dua persen saja belum," tegas Iskandar.
Sebagai informasi, Menteri ESDM, Ignasius Jonan meresmikan acara pembagian 1.375 paket perdana konverter kit BBM ke LPG untuk kapal perikanan bagi nelayan kecil di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. agen poker
Penyerahan Konverter kit kepada nelayan kecil akan berlangsung sampai dengan November 2017. Program Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan Kecil Tahun 2017, telah merealisasikan pemberian 2.165 Konverter Kit dari rencana 16.656 paket. Alokasi anggaran Program Konversi BBM ke BBG kepada Nelayan Kecil Tahun 2017 senilai Rp 120,96 miliar, untuk 16 kabupaten yang terbagi dalam empat zona. domino QQ
Nelayan kecil yang sudah menerima Konverter kit selain Makassar, juga Pasaman Barat, Padang, Banyuwangi, Demak, Tuban dan Lombok Barat. Sementara nelayan kecil yang menunggu giliran adalah kabupaten Sukabumi, Cilacap, Pasuruan, Probolinggo, Jembrana, Karang Asem, Lombok Timur, Mamuju dan Gorontalo. Ditargetkan sampai akhir 2017, daerah tersebut sudah menerima konverter kit.








Post a Comment